Pages

Wednesday, March 21, 2012

EFEK KENAIKAN BBM NON MATEMATIK

Kenaikan BBM akan meninggalkan luka mendalam dihati warga masyarakat, perhitungan ekonomis dengan menggunakan berbagai macam indikator menginsyaratkan bahwa kenaikan BBM dianggap harga mati, sedangkan aspek dampak bagi 40 juta masyarakat miskin tidak benar - benar diperhitungkan, semua dihitung dengan matematik, dengan statistik, dengan rasio dan persentase. Padahal aspek - aspek yang ditimbulkan dampaknya tidak selalu matematis, Jika BLT diluncurkan setiap 3 bulan dengan jumlah Rp. 150.000,00 /KK atau Rp. 150.000,00/Anggota Keluarga maka berapa pemasukan dari BLT, bandingkan dengan kenaikan transportasi, kesulitan pelaku transportasi karena penumpang akan lebih memilih kredit motor dibandingkan naik angkutan umum yang notabene memiliki dampak pengeluaran yang sama tetapi memiliki nilai investasi yang berbeda. Kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan harga - harga lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan kenaikan BBM.

Kenaikan BBM bisa menjadi alasan politis, bisa menjadi alasan ekonomis, bisa juga tanpa beralasan, penulis tidak melihat aspek kenaikan ini tetapi melihat dampak dari kenaikan ini, setelah BBM dinaikkan maka semua peneliti sosial wajib melakukan penyebaran kuesioner terkait dengan daya beli, apakah daya beli masyarakat cenderung turun atau cenderung tetap, jika daya beli menurun maka akankah mereka merasa sejahtera jika kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi, berapa bisnis yang akan gulung tikar, jika banyak perusahaan gulung tikar berapa banyak kejadian PHK, jika banyak kejadian PHK maka daya beli masyarakat akan semakin turun.

Jika memenuhi kebutuhan dasar saja gagal, kriminalitas akan naik atau turun, jika kemudian kriminalitas menjadi naik, akankah masyarakat merasa aman, masyarakat merasa nyaman, jika jalan - jalan saja harus menyimpan kekhawatiran pencurian, perampokan, penjambretan dll. apakah aspek ini sudah benar - benar dikaji oleh pemerintah, apakah aspek - aspek sosial, psikologis sudah diantisipasi? jika kenaikan BBM justru menjadi sebuah bahan bakar terjadinya ketidakpercayaan kepada pemerintah, jika kenaikan BBM menjadi sebuah pemicu munculnya kerusuhan secara massal, masihkan menaikkan BBM menjadi satu - satunya pilihan?

Salah satu bahaya yang paling ditakuti dari sebuah rasa ketidakamanan dan ketidaknyamanan adalah rasa frustasi, rasa kecewa, jika akumulasi kekecewaan ini mencapai puncak yang tidak dapat ditahan oleh koping manusia maka kerusuhan, penjarahan, kriminalitas, kejahatan akan menjadi sebuah berita rutin yang didengar paska kenaikan harga BBM, tidak semua bisa dimatematis, tetapi tidak ada sebuah kejadianpun yang tidak menimbulkan dampak maupun akibat.

salah satu dampak BBM adalah kesehatan, lihat cuplikan fakta - faktanya.


Tuesday, March 6, 2012

LIFE MANAJEMEN

Mengapa hidup harus dimanage? mengapa hidup harus dikelola, bukankah lebih enak jika tinggal menjalani saja hidup seperti apa adanya, mengapa hidup harus direncanakan? mengapa hidup harus ditata dan dikelola dengan seoptimal mungkin? bukankah banyak orang yang tidak mengelola hidupnya berhasil menjadi orang sukses, Bob Sadino dengan Kemchick nya, Mark Zuckenberg dengan Facebook, Bill Gates dengan microsoft dan Ir Ciputra dengan Ciputra nya, Rhenald Kasali dengan Rumah Perubahannya. Apakah orang - orang hebat ini mengelola hidupnya? jawabannya PASTI.

Mengapa berani menjamin kepastian bahwa orang - orang hebat ini mengelola hidupnya? setelah membaca biografi tentang orang - orang hebat ini, apa saja yang dikelola oleh orang - orang hebat ini dalam hidupnya?

  1. Kegagalan, Kegagalan secara tidak langsung mempengaruhi mental manusia, semakin baik mereka mensikapi kegagalan, semakin kuat kualitas mental yang mereka miliki, sebaliknya jika mereka tidak mampu mensikapi kegagalan efeknya bisa ke gangguan jiwa bahkan bunuh diri. lebih parah lagi  adalah ketidakmampuan mengelola kegagalan berujung perjalanan menjadi KRIMINAL, (bukan berarti bahwa semua kriminal adalah orang yang tidak mampu mengelola kegagalan)
  2. Keraguan, siapapun pebisnis sukses pasti pernah merasakan keraguan apakah bisnisnya akan menjadi besar, apakah langkah dan keputusan yang dia ambil akan menjadi kesalahan besar dalam hidupnya. keraguan membuat seseorang menjadi ambigu, paradoks dan bahasa gaulnya GALAU.
  3. Kesalahan, setiap orang sukses pernah melakukan kesalahan baik yang membuat mentalnya tertekan maupun tidak, secara langsung maupun tidak langsung kesalahan tersebut membuat mereka berpikir dan akhirnya melejitkan semua potensi yang ada.
  4. Keberhasilan, semua pebisnis besar tidak mudah puas dengan keberhasilan - keberhasilan kecil, mereka memiliki visi - visi hebat dan tidak pernah puas dengan keberhasilan yang sudah mereka capai.
  5. Masalah, bagi banyak orang masalah adalah hal yang buruk, hal yang dihindari, bagi semua pebisnis hebat mereka tidak melihat masalah tetapi menjadikan masalah sebagai tantangan yang harus ditaklukkan, menjadikan tantangan sebagai ajang mengasah kemampuan.
Mengelola kehidupan sama dengan mengelola perusahaan, jika berhasil maka akan mendapatkan profit, jika gagal maka akan mengalami bangkrut, orang yang hidupnya profit akan mendapatkan KEPUASAN, orang yang hidupnya bangkrut akan berisi KELUHAN, MASALAH dan PERSOALAN HIDUP yang harus diatasi. Jadi mari kita kelola kehidupan kita dengan baik dan benar akan menghasilkan profit bukan menjadi bangkrut.

hiburan biar life manajemen anda tidak terganggu