Pages

Thursday, April 14, 2011

Jenis – Jenis NAPZA

  1. Heroin : Serbuk putih seperti tepung yang bersifat opioid atau menekan nyeri dan juga depresan SSP
  2. Kokain : Di olah dari pohon Coca yang punya sifat halusinogenik.
  3. Putau : golongan heroin, berbentuk bubuk. 
  4. Ganja : berisi zat kimia delta-9-tetra hidrokanbinol, berasal dari daun Cannabis yang dikeringkan, Konsumsi dengan cara dihisap seperti rokok tetapi menggunakan hidung.
  5. Shabu-shabu: kristal yang berisi methamphetamine, dikonsumsi dengan menggunakan alat khusus yang disebut Bong kemudian dibakar.
  6. Ekstasi: methylendioxy methamphetamine dalam bentuk tablet atau kapsul, mampu meningkatkan ketahanan seseorang (disalahgunakan untuk aktivitas seksual dan aktivitas hiburan dimalam hari).
  7. Diazepam,Nipam, Megadon : obat yang jika dikonsumsi secara berlebih menimbulkan efek halusinogenik
  8. Alkohol : minuman yang berisi produk fermentasi menghasilkan etanol, dengan kadar diatas 40 % mampu menyebabkan depresi susunan saraf pusat, dalam kadar tinggi bisa memicu Sirosis hepatic, hepatitis alkoholik maupun gangguan system persarafan.

Ciri-ciri ketergantungan NAPZA:
  • Keinginan yang tak tertahankan untuk mengkonsumsi salah satu atau lebih zat yang tergolong NAPZA.
  • Kecenderungan untuk menambah dosis sejalan dengan batas toleransi tubuh yang meningkat.
  • Ketergantungan psikis, yaitu apabila penggunaan NAPZA dihentikan akan menimbulkan kecemasan, depresi dan gejala psikis lain.
  • Ketergantungan fisik, yaitu apabila pemakaian dihentikan akan menimbulkan gejala fisik yang disebut gejala putus zat (withdrawal syndrome). Withdrawal Syndrome terlihat dari beberapa aktivitas fisik seperti orang yang mengalami sakaratul maut, meronta, berteriak maupun melakukan aktivitas lain yang menunjukkan bentuk bahwa dia membutuhkan sebuah zat psikotropika.

Akibat Penyalahgunaan NAPZA
3 aspek akibat langsung penyalahgunaan NAPZA .
  1. Secara fisik: penggunaan NAPZA akan mengubah metabolisme tubuh seseorang. Hal ini terlihat dari peningkatan dosis yang semakin lama semakin besar dan gejala putus obat. Keduanya menyebabkan seseorang untuk berusaha terus-menerus mengkonsumsi NAPZA.
  2. Secara psikis: berkaitan dengan berubahnya beberapa fungsi mental, seperti rasa bersalah, malu dan perasaan nyaman yang timbul dari mengkonsumsi NAPZA. Cara yang kemudian ditempuh untuk beradaptasi dengan perubahan fungsi mental itu adalah dengan mengkonsumsi lagi NAPZA.
  3. Secara sosial: dampak sosial yang memperkuat pemakaian NAPZA. Proses ini biasanya diawali dengan perpecahan di dalam kelompok sosial terdekat seperti keluarga, sehingga muncul konflik dengan orang tua, teman-teman, pihak sekolah atau pekerjaan. Perasaan dikucilkan pihak-pihak ini kemudian menyebabkan si penyalahguna bergabung dengan kelompok orang-orang serupa, yaitu para penyalahguna NAPZA juga

Ciri-ciri Pengguna NAPZA
Fisik
  • Berat badan turun drastis.
  • Mata cekung dan merah, muka pucat dan bibir kehitaman.
  • Buang air besar dan air kecil kurang lancar.
  • Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas.
  •  Tanda berbintik merah seperti bekas gigitan nyamuk dan ada bekas luka sayatan.
  •  Terdapat perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan.
  • Sering batuk-pilek berkepanjangan.
  • Mengeluarkan air mata yang berlebihan.
  • Mengeluarkan keringat yang berlebihan.
  • Kepala sering nyeri, persendian ngilu.
Emosi
  • Sangat sensitif dan cepat bosan.
  •  Jika ditegur atau dimarahi malah membangkang.
  • Mudah curiga dan cemas
  • Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul atau berbicara kasar kepada orang  disekitarnya, termasuk kepada anggota keluarganya. Ada juga yang berusaha menyakiti diri sendiri..
Perilaku
  • Malas dan sering melupakan tanggung jawab/tugas rutinnya.
  • Menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga.
  • Di rumah waktunya dihabiskan untuk menyendiri di kamar, toilet, gudang, kamar mandi, ruang-ruang yang gelap.
  • Nafsu makan tidak menentu.
  • Takut air, jarang mandi.
  • Sering menguap.
  • Sikapnya cenderung jadi manipulatif dan tiba-tiba bersikap manis jika ada maunya, misalnya untuk membeli obat.
  • Sering bertemu dengan orang-orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam.
  • Selalu kehabisan uang, barang-barang pribadinya pun hilang dijual.
  • Suka berbohong dan gampang ingkar janji.
  • Sering mencuri baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun pekerjaan.

Ciri-ciri orang yang kecanduan NAPZA:
  • Air mata berlebihan
  • Banyaknya lendir dari hidung
  • Pupil mata membesar
  • Diare
  • Bulu kuduk berdiri
  • Sukar tidur
  • Menguap
  • Jantung berdebar-debar
  • Ngilu pada sendi

sudah dikasih larangan masih nekad itu sama dengan pengguna napza, 

2 comments :

  1. Bagus untuk pengetahuan,tulisan bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Pengetahuan nih, Terima Kasih semoga terus berbagi dan semakin sukses

    ReplyDelete

Jika anda merasa tersesat di blog ini, mohon beri komentar sebagai perbaikan kualitas postingan.