Pages

Thursday, July 27, 2017

Morning Meeting dan Conference

Tuesday, June 23, 2015

ARTIKEL RUMAH PERUBAHAN

Saya sejak lama menggemari tulisan - tulisan yang ada di website rumah perubahan, sudah sejak lama membaca beberapa konsep - konsep perubahan. Apa yang disampaikan diwebsite tersebut sedikit banyak sama dengan blog ini, hanya sudut pandang dan kompetensi penulis yang jauh berbeda. Rumah perubahan dikelola oleh seorang guru besar sedangkan blog ini hanya ditulis oleh seorang blogger amatiran, tetapi beberapa artikel tentang agility, self acceptance atau assertive dll cenderung sama. bahkan bisa dikatakan banyak ide dan argumen penulis yang sama dengan pemikiran Prof Rhenald Kasali.

Bukan sebuah mimpi besar untuk bertemu langsung dengan beliau dan mendapat langsung petuah tentang how to be driver dan left passenger, bagaimana mengelola dan memanajemen mental agar menjadi seorang dengan tingkat adaptasi yang tinggi, tidak mudah stress, mampu mengelola emosi negatif dan mampu melakukan self manajemen dengan sempurna.

Tugas kita sebagai manusia biasa adalah mengembangkan mental bola bukan mental kayu yang rapuh dan mudah patah, kita harus mengembangkan inner motivation untuk mencapai tujuan - tujuan hidup yang lebih bermakna, berbahagia dan sejahtera. artikel di blog ini mungkin kalah kelas dari website rumah perubahan tetapi sebuah tujuan membutuhkan proses, sebuah proses adalah kawah candradimuka agar kita makin matang, makin flexibel dan makin adaptif. Generasi ke depan dibutuhkan generasi - generasi yang hebat, kuat dan smart.

Generasi - generasi yang mampu memfilter informasi, generasi yang mampu mereduksi stress sehingga tidak menderita gangguan jiwa, generasi yang setiap tantangan langsung tersenyum dan berkata, "saya akan menggunakan spring trap untuk melompati rintangan dan halangan yang ada, saya akan menggunakan wall breaker untuk menghancurkan tembok yang menghalangi cita - cita saya, lebih extrim lagi saya akan menggunakan jumpspell sekaligus rage spell agar speed dan power saya bertambah. (Kalimatnya kelihatan banget kalo gamer COC sejati)

Enemy must be defeated dan musuh terbesar adalah negativisme, pesimisme, harga diri rendah, waham kebesaran dan isolasi sosial, hilangkan halusinasi - halusinasi dan kembali ke realita bahwa kita hanyalah manusia belaka yang punya salah dan lupa, jika sahabat semua memiliki waktu luang bacalah artikel di rumah perubahan, artikelnya berkelas, penulisnya kaliber internasional, meskipun setelah membaca anda akan dibuat pusing dengan beberapa kosakata yang masih asing ditelinga, terima saja, kelak anda akan memahaminya.

Friday, March 13, 2015

HARGA DIRI TINGGI

Sebenarnya diagnosa diatas tidak ada dalam klasifikasi tetapi seharusnya diagnosa tersebut ada, tanda dan gejala dari pengidap penyakit harga diri tinggi adalah "MEREMEHKAN kemampuan dan kompetensi orang lain, merasa yang PALING bisa, merasa yang paling BENAR" . Realitanya sebenarnya bisa saja bahwa mereka sangat pandai, berpendidikan, berpengalaman, memiliki wawasan yang luas, memiliki latar belakang keilmuan yang mantap, memiliki posisi dan jabatan yang mencengangkan tetapi memiliki PERILAKU yang memuakkan dan cenderung memalukan.

Harga diri tinggi tidak menerima argumen dan ide orang lain, penderita harga diri tinggi hanya membenarkan ide dan pendapatnya, meskipun ada orang lain yang memberikan masukan menggunakan literatur - literatur yang valid dan reliabel, penderita harga diri tinggi cenderung DENIAL dan hanya menerima ide dan pemikiran sendiri, sehingga ketika dilibatkan dalam sebuah tim maka teman satu tim nya akan dianggap TIDAK BECUS, TIDAK MAMPU, INCOMPETENT dsb.

Harga diri tinggi tidak masuk dalam ranah gangguan jiwa tetapi sering terjadi pada orang - orang yang merasa dirinya normal, jiwa yang sehat adalah jiwa yang self acceptance, jiwa yang bisa menerima kelebihan dan kekurangan diri sekaligus menerima kelebihan dan kekurangan orang lain. Jika ingin mengecek apakah kita sudah sehat secara jiwa atau belum, evaluasi perilaku yang kita tunjukkan, suka kah orang dengan perilaku kita, relevankah perilaku kita dengan tuntutan tim, relevankah apa yang kita lakukan dan katakan dengan aturan yang dibuat.

Harga diri tinggi bisa menghinggapi siapapun tanpa pandang bulu, kendalikan ego anda, turunkan perasaan merasa hebat anda dan sadarilah bahwa disekitar kita banyak orang - orang yang mungkin lebih hebat dari kita, bisa saja kita terlihat WOW karena belum menemukan pesaing yang sebenarnya, cobalah cari pesaing yang sepadan maka anda akan menemukan bahwa banyak langit diatas langit, perubahan harus dilakukan dari internal bukan eksternal.

Sadarkan setiap orang dengan potensinya termasuk dengan perilaku - perilakunya yang merugikan, lakukan approachment atau pendekatan - pendekatan humanistik sehingga orang akan berubah karena merasa perlu berubah, bukan berubah hanya karena ada kita. Perubahan membutuhkan sebuah proses, proses adalah tahapan. Jika proses dan tahapan tidak dilewati dengan baik maka yang terjadi adalah gesekan dan benturan, jika benturan dan gesekan terjadi dengan sejawat, dengan orang lain maka sudah seharusnya kita melakukan introspeksi, jangan - jangan ada yang salah dengan perilaku kita, jangan - jangan ada yang kurang etis dengan yang sudah kita lakukan, ego perlu dikendalikan oleh ego karena ego menjadi pengendali id, tanpa kontrol superego maka kita akan menjadi manusia egocentris yang beranggapan bahwa "i am the best", melakukan perbuatan terbaik itu harus tetapi merasa sebagai yang paling perfect, yang paling hebat, yang paling sempurna adalah ABSURD.