Pages

Sunday, December 20, 2009

20 BENTUK PENYIMPANGAN SEX (jilid 1)

Sex adalah  salah satu kebutuhan dasar manusia, berdasarkan sebuah penelitian diketemukan bahwa orientasi manusia terhadap sex sangat besar, sehingga jika kita mau mencoba menelaah lebih jauh maka kita akan menemukan beberapa fakta unik terkait dengan keyword sex dimesin pencari, ketika kata tersebut diketikkan maka anda akan menemukan 634.000.000 pencarian, bahkan sex menjadi salah satu alasan manusia untuk membangun komitmen dalam ikatan pernikahan. Selama ini sex dianggap tabu sehingga banyak yang mencari informasi tentang sex dengan sembunyi – sembunyi, akhirnya informasi yang didapatkan justru menyesatkan. Untuk mencegah kesalahan informasi tersebut berikut ini macam - macam kelainan seks yang (mungkin) perlu kita ketahui:

  1. ABLUTOPHILIA : suatu kondisi dimana seseorang merasa terangsang ketika dia memikirkan mandi dengan air hangat.
  2. ACROTOMOPHILIA : Suatu kondisi dimana seseorang bergairah kalau melihat bagian tubuh manusia tertentu yang sudah diamputasi, misalnya kaki yang diamputasi.
  3. AMAUROPHILIA : Suatu kondisi dimana seseorang memiliki kegemaran berhubungan seks dengan orang buta atau orang yang ditutup matanya.
  4. ANACLITISM : Suatu kondisi dimana salah satu pelakunya berpura-pura menjadi bayi dan diperlakukan seperti bayi juga.
  5. AUTAGONISTOPHILIA : Suatu kondisi dimana seseorang menciptakan suasana yang memudahkan orang lain untuk melihatnya telanjang. misalnya membiarkan tirai jendelanya terbuka dan ia akan berjalan2 di rumah sambil telanjang.
  6. AUTOEROTIC ASPHYXIATION Suatu kondisi dimana seseorang menikmati kepuasan dalam kondisi mencekik
  7. AUTOPEDERASTY : Suatu kondisi dimana seseorang pria memiliki obsesi , untuk memasukkan alat vitalnya ke dalam lubang pantat sendiri.
  8. BACKSWINGING : Suatu kelainan yang ditandai dengan melakukan anal seks tetapi posisi obyek dalam posisi tidur tengkurap.
  9. BASTINADO : Bentuk penyiksaan dengan cara memukuli telapak kaki berulang-ulang untuk memperoleh kepuasan seksual.
  10. BELONEPHILIA : Suatu kelainan yang bergairah kalau melihat benda2 kecil dan tajam seperti jarum. orang ini juga merasa terangsang kalau ditindik.
  11. BEASTIALITY : Suatu kelainan berupa berhubungan seks dengan binatang.
  12. BDSM : Suatu kondisi dimana seseorang terstimulasi untuk melakukan permainan seks yang melibatkan ditimbulkannya rasa sakit untuk memperoleh kenikmatan.
  13. BUKKAKE : Sebuah kelainan dimana seorang wanita dikubur di tanah sampai sebatas kepalanya saja lalu beberapa orang pria mengelilinginya melakukan kemudian melakukan masturbasi bersama-sama dan mengeluarkan cairan semen  ke kepala si cewek.
  14. C&B TORTURE : Suatu kelainan dengan Cara2 menyiksa alat vital seorang laki - laki
  15. CANDLING : Aktivitas pemuasan kebutuhan seksual dengan cara melelehkan lilin cair yang masih panas ke bagian tubuh tertentu.
  16. CATAGELOPHILIA : Suatu kondisi dimana seseorang akan merasa terangsang kalau merasa dipermalukan.
  17. CRHEMASTITOPHILIA : Suatu perasaan dimana perasaan terangsang yang dirasakan oleh seseorang dalam situasi  dirampok.
  18. CLOT : Suatu kelainan berupa kegemaran mengintip wanita melakukan hal2 yang berhubungan dengan menstruasi.
  19. COPROPHILIA : Suatu kelainan berupa merasakan kenikmatan seksual dengan bermain-main dengan kotoran manusia.
  20. COPROPHAGIA : Suatu kelainan berupa merasakan kenikmatan seksual dengan memakan kotoran manusia.
berlanjut ke jilid II======> postingan berikutnya



Sumber:
untukku
David Rosenham dan Martin Seligman, "Abnormal Psychology".


2 comments :

  1. Mas Imron,
    Kadang kita sebagai narablog/blogger pun sering ikut menyesatkan informasi (kesehatan). Mulai dari sumber yang tidak jelas hingga tulisan yang hanya bertujuan untuk mesin telusur Internet. Saya sendiri masih sering melakukan kesalahan tersebut. :)

    Dari hasil penelusuran beberapa kata kunci (istilah kelainan seks di atas) di google, saya menemukan bahwa sumber tulisan mungkin dari berkas pdf (Gigantic Book of Sex).

    Tulisan tersebut menyebut David Rosenham dan Martin Seligman, pengarang Abnormal Psychology.

    Menurut saya, akan lebih sehat jika pranala referensi dibuat sebagai teks pranala yang clickable dan valid.

    Rasanya akan lebih beretika jika tulisan blog itu jujur dan menghargai karya orang lain. :)

    Just my 2 cents.

    ReplyDelete
  2. terimakasih atas masukan dari mas Dani, kebetulan saya menemukan artikel tersebut disebuah blog dan tidak menemukan siapa penulis asli dari artikel tersebut sehingga sumber yang saya cantumkan adalah tempat dimana saya menemukan artikel tersebut...sekali lagi terimakasih masukannya.

    ReplyDelete

Jika anda merasa tersesat di blog ini, mohon beri komentar sebagai perbaikan kualitas postingan.