Pages

Sunday, March 22, 2009

Kejujuran yang tepat

Hampir semua orang menyadari bahwa jujur adalah sesuatu yang baik, padahal jujur pada situasi yang salah justru akan memicu konflik atau permusuhan. Konflik dipicu ketika seseorang menghadapi sebuah situasi yang
bertentangan, situasi tersebut bisa dipicu oleh salah persepsi atau memang perbedaan sudut pandang yang sengaja diciptakan.

Jujur yang tepat memenuhi beberapa kriteria :
1. Jujur pada orang tua
2. Jujur pada istri
3. Jujur pada anak
4. Jujur pada sahabat
5. Jujur pada spiritualis

mengapa hanya pada 5 orang tersebut kita harus jujur?
1. Orang tua adalah orang yang paling mengenal kita, mengenal semua kelemahan dan kelebihan kita,jika kita tidak jujur maka orang tua sudah mampu membaca kebohongan kita.
2. Istri/suami adalah pendamping hidup sehari - hari yang sudah hafal dengan semua perilaku dan sikap kita, jika ada ucapan yang tidak sesuai dengan sikap dan perilaku kita maka akan sangat mudah terbaca
3. Anak adalah cermin, jika kita berbohong pada anak maka anak akan berlatih berbohong pada orang tua
4. Sahabat adalah orang yang menerima semua kelebihan dan kelemahan kita setelah pasangan dan orang tua, mereka mampu menunjukkan dimana kesalahan kita.
5. Spiritualis adalah orang yang mempu menjaga rahasia.

lalu bagaimana dengan orang diluar itu? jalin hubungan baik dan sampaikan segala hal yang di permukaan saja, jika kelak rahasia terbongkar maka yang tampak hanya permukaan dan hal yang sebenarnya masih tersimpan rapat..jujur pada semua orang terkadang membawa petaka..sebelum berbicara pada orang lain, berhati - hatilah terhadap perilaku mereka...pengkhianat terbaik adalah orang yang terdekat dengan kita.

tidak perlu paranoid dengan teman atau keluarga, berhati - hati menaruh kepercayaan menghindarkan konflik interpersonal dan mencegah potensi gangguan jiwa, jika memang tidak jujur maka jangan berikan semua informasi pribadi padanya...semua akan kembali kepada anda dalam bentuk sesuatu yang tidak anda sukai.


No comments :

Post a Comment

Jika anda merasa tersesat di blog ini, mohon beri komentar sebagai perbaikan kualitas postingan.