Pages

Friday, April 2, 2010

Satu kejadian berjuta persepsi

Setiap satu kejadian selalu menimbulkan perbedaan penafsiran, contoh : ketika GT tertangkap karena kasus pajak, maka setiap pihak memiliki persepsi yang berbeda-beda
persepsi 1 : "wah bakal terbongkar nih makelar kasus pajak"
persepsi 2 : "nih kasus pasti buat mengalihkan perhatian dari kasus century"
persepsi 3 "setelah kasus GT kira-kira kasus apalagi yang akan mencuat?"

setiap kejadian selalu menimbulkan persepsi yang berbeda, mengapa bisa muncul persepsi yang berbeda sedangkan subyeknya sama? Persepsi seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pendidikan, pengalaman hidup, wawasan dll. Persepsi yang beragam ini yang membuat sebuah kejadian yang sama akan menimbulkan reaksi yang berbeda tergantung persepsi masing-masing orang.

Karena alasan persepsi inilah maka iklan dibuat semenarik mungkin untuk membentuk persepsi dibenak konsumen, pemberitaan pun berpotensi menggiring persepsi massa ke satu arah tertentu sesuai dengan keinginan pemberi berita.

Satu kejadian yang akan menggemparkan dunia online adalah pencalonan seorang artis panas menjadi wakil bupati, persepsi apa yang akan diciptakan? Hal tersembunyi apa yang belum diketahui publik, pembentukan opini publik menjadi satu aktivitas politic marketing yang ampuh.

Lewat apa manusia dibentuk persepsinya? Lewat informasi yang di input kan ke otak, informasi yang tersaji seharusnya difilter sehingga otak tidak mengalami CRASH karena masuknya dua informasi yang saling bertentangan.

Bagaimana cara menghindari mispersepsi? Tentu saja dengan selective terhadap input informasi, di filter dan dipisahkan mana opini dan mana fakta, dengan filter tersebut maka otak tidak akan mengalami HANG.

No comments :

Post a Comment

Jika anda merasa tersesat di blog ini, mohon beri komentar sebagai perbaikan kualitas postingan.