Pages

Kamis, 14 Desember 2017

MANAJEMEN KEPERAWATAN ITU APA?

     Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Mengapa disebut dengan seni? Karena manajemen memang memiliki bentuk yang berbeda – beda ditangan manajer yang berbeda pula, Bagaimana cara Steve Job mengatur tentu akan sangat berbeda dengan bagaimana Bill Gates mengatur atau Warren Buffet mengatur. Bagaimana dengan pelaksanaannya? Tentu berbeda pula, maka manajemen masuk kedalam kategori art and science, ilmu dan seni, bahwa untuk melaksanakan dan mengatur maka membutuhkan ilmu pengetahuan yang mencukupi dan seni dalam melaksanakan dan mengatur, seni dan science yang dikelola dengan baik akan membuat manajemen menjadi sesuatu yang menarik dan menyenangkan untuk diulas dan dianalisis.

     Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Sehingga dari pengertian ini akan sangat terlihat tidak profesional ketika sebuah organisasi segala hal dikerjakan oleh satu orang atau one man show, tidak ada distribusi pekerjaan, tidak ada delegasi, semua hal dilaksanakan oleh top level manajer, dengan manajemen yang baik maka top level cukup mengontrol ke mid level dan mid level mengontrol ke bottom level, controlling berjenjang ini membuat semua pekerjaan akan terawasi dengan baik, semua kegiatan dilakukan oleh semua unit secara terkoordinasi dengan baik.

   Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Istilah manajemen harus memenuhi syarat-syarat/prinsip-prinsip tertentu yaitu adanya kegiatan kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok manusia, adanya penataan/pengaturan dalam kerjasama, dan adanya tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan kerjasama tersebut.

    Kegiatan – kegiatan terstruktur tersebut harus dimulai dengan penguatan legalitas berupa dokumen – dokumen kebijakan, petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan, surat keputusan, aturan – aturan, flowchart atau diagram alur terkait kegiatan apa dll, ketika semua aspek legalitas berbentuk dokumen sudah disahkan oleh top level manajer, kemudian dilaksanakan oleh bawahan dengan baik maka kualitas pelayanan didalam organisasi akan meningkat secara pesat, inti dari manajemen ini mirip dengan permainan sepakbola dimana sang captain akan menyerahkan tanggungjawab mengelola lini belakang kepada centerback, sideback dan kiper, menyerahkan lini depan pada striker dan dia bertanggungjawab mengatur permainan sebagai play maker atau pun melakukan pertarungan box to box.

     Dari beberapa istilah manajemen maka jika difokuskan pada Manajemen keperawatan, maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa manajemen keperawatan adalah suatu proses bekerja melalui anggota staff keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan secara professional melalui tahapan proses yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian (dalam Munijaya, 1999).


     Lebih singkatnya manajemen keperawatan adalah sebuah ilmu dan seni untuk menyelenggarakan pelayanan keperawatan yang efektif dan efisien, yang menopang pelayanan kesehatan RS, memberikan kepuasan pada pasien dan keluarga, memberikan kenyamanan pada beberapa pihak yang bekerjasama dengan perawat sehingga semua tujuan dari RS yang tertuang dalam visi dan misi akan tercapai.