Pages

Monday, January 25, 2010

Multiple stressor

Kalo Tung Desem Waringin mengajarkan Multiple Stream Income,ato ada juga multiple intellegence maka tak ada salahnya kita mengenal Multiple Stressor. Istilah apalagi tuh, peribahasa bilang "sudah jatuh tertimpa tangga", istilah ini jika disederhanakan menjadi apes yang berulang dan keduanya belum teratasi, stressor dapat muncul akibat munculnya beberapa permintaan dalam waktu bersamaan, contoh sepele : "seorang wanita diminta segera melunasi uang spp agar dia dapat mengikuti ujian akhir semester tapi pada saat yang bersamaan ibunya jatuh sakit", munculnya dua permintaan dalam waktu bersamaan sering membuat manusia menjadi tertekan. Manifestasi yang dimunculkan bisa sangat beragam, marah - marah, ngambek, menangis, berkeluh kesah, mengumpat dll.

Mengapa manusia mengalami multiple stressor? Bisa disebabkan oleh beberapa hal, karena kewenangan, tanggungjawab, keinginan, harapan, cita-cita, pekerjaan, peran, status sosial, tingkat pendidikan dll. Inti dari multiple stressor adalah munculnya tekanan psikologis dalam waktu bersamaan dan keduanya membutuhkan penyelesaian saat itu juga. Siapa yang paling memungkinkan mengalami multiple stressor? Orang dengan banyak peran, banyak keinginan dan banyak tuntutan. Semakin orang berada dalam posisi yang lebih tinggi maka hembusan anginnya akan sangat kencang.

Apa yang harus kita lakukan jika kita mengalami multiple stressor? Tarik nafas panjang, brain storming, prioritaskan masalah yang paling utama untuk diatasi, turunkan standar, evaluasi harapan dan realita, rubah indikator- indikator baru, delegasikan tugas ke orang lain (rata-rata orang tidak mampu mempercayai orang lain sehingga delegasi gagal), delegasi tugas yang terbaik harus diiringi dengan mentoring yang baik, jika delegasi tidak diimbangi dengan mentoring maka hasil cenderung jauh dari rencana. Multiple stressor hanya membutuhkan langkah - langkah taktis dan strategis untuk mengatasinya, dibutuhkan beberapa aplikasi nyata untuk merubahnya menjadi PELUANG yang luar biasa.

1 comment :

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Jika anda merasa tersesat di blog ini, mohon beri komentar sebagai perbaikan kualitas postingan.