Pages

Friday, January 15, 2010

Remaja adalah periode rawan gangguan kejiwaan

Banyak orang tua yang merasa kuatir tentang perkembangan anaknya, terutama anak usia remaja, pada usia ini, anak-anak mulai ingin diakui sebagai  seseorang, mereka sedang mengalami transisi dari anak - anak menuju dewasa hal ini sering disebut  dengan istilah “Pencarian Jati Diri” Remaja mulai ‘Show Off’,  ingin menunjukan kepada Dunia kalau dirinya ‘Ada’. Hal ini bisa berakibat fatal,  apabila para orang tua kurang mendekatkan diri dengan anaknya. Inilah yang sering kita sebut sebagai ‘Anak  Kurang Perhatian’.  Mereka biasanya akan  mencari perhatian diluar rumah.

Pada usia ini, mereka biasanya akan  mencari perhatian, mereka akan mulai mencoba “Dunia baru” yang bisa  mereka jajaki dan mereka anggap hebat contohnya, mereka akan mulai merokok,  rokok akan menarik bagi mereka, karena menganggap bahwa  rokok merupakan gerbang kedewasaan, karena  biasanya orang tua yang merokok melarang anaknya merokok, dengan dalih,  rokok hanya boleh untuk orang dewasa. Maka anak akan merasa sudah dianggap dewasa, jika mulai bisa merokok.! ini kesalahan orang tua perokok dalam memberi pandangan soal rokok pada anaknya.

Mengendari mobil secara diam-diam, mencuri kesempatan untuk meyogok sopir yang mengantarnya, agar mau melepaskan mobil untuk dikendarainya. kenapa hal ini terjadi.? Bagi remaja pemula yang sering dihandrik sebagai belum dewasa jika belum berumur tujuh belas tahun, yaitu batas seorang anak untuk mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan SIM (Surat Izin Mengemudi), maka dengan mahirnya dia mengendarai mobil dan berhasil mendapatkan SIM, hal ini sebagai pengukuhan dirinya sudah dewasa.

Di Indonesia minuman beralkohol yang resmi (legal) dapat diperoleh  setelah seseorang berusia 17 tahun, tetapi ada beberapa peraturan contohnya di  beberapa negara bagian di Amerika Serikat, seseorang baru diperbolehkan  mengkonsumsi minuman beralkohol bila telah berusia 21 tahun, karena dengan usia  dewasa anda dianggap telah dapat mempertimbangkan dan bertanggung jawab atas  diri pribadi dan apa yang dilakukan. Anak yang ingin  segera dianggap dewasa, akan mengkonsumsi minuman beralkohol, hal ini lebih diperparah setelah anak menjadi ketagihan atas efek minuman beralkohol tersebut.! Disaat ini juga, bahaya narkotika mulai mengincar untuk masuk dalam kehidupan anak remaja yang sedang mencari jati diri tersebut.

Setelah merasa mendapat pengukuhan sebagai orang dewasa karena sudah mempunyai KTP, SIM dan bisa merokok, juga mampu menegak minum beralkohol, satu hal lagi yang membuat dirinya merasa sudah benar-benar menjadi ‘orang’ adalah bisa melakukan hubungan seks.!. Saat inilah orang tua harus benar-benar menjadi teman terpercaya untuk anaknya.

Banyak orang tua di Indonesia sangat mentabukan untuk membicarakan masalah seks dengan anaknya, sampai-sampai seorang anak membicarakan alat kelamin saja, sudah dihardik sebagai perkataan ‘kotor’, tidak pantas.! sehingga anak semakin bingung dan mendapat kesan bahwa hubungan kelamin itu sesuatu misteri, sudah menjadi sifat manusia, apa yang ditabukan, apa yang dianggap misteri, malah menarik perhatian lebih untuk mencoba dan mencari tahu.

Seorang teman yang tinggal di Jerman, ketika berkunjung kerumah saya, kebetulan meyaksikan berita-berita pembunuhan mahasiswi yang dilatar belakangi perbuatan seks mereka, dia mengatakan : ‘jika para orang tua gadis di Indonesia masih saja ketakutan dengan para play boy yang akan membuat hamil putri-putri mereka, maka orang tua model begini, belum siap menjadi orang tua, karena putri-putri mereka masih ‘bodoh’ pengetahuan tentang seksnya, sebab orang tuanya tidak membekalinya ilmu bela diri, ilmu perlindungan diri untuk bahaya seks.!”

Seperti telah kita ketahui bahwa pada usia 12 tahun  (wanita) dan usia 14 tahun (bagi pria), organ-organ reproduksi beserta  hormon-hormonnya mulai berkembang. Hal ini memberikan sensasi baru bagi  putra-putri anda yaitu keinginan seksual.

Di Negara maju, pengetahuan soal seks sudah diajarkan dari sejak sekolah dasar, dan orang tua juga sangat terbuka untuk membicarakan seks dengan anak-anaknya. sehingga pengetahuan seks, anak mendapatkan secara benar dan dari sumber yang bisa dipercaya.

Kelemahan budaya kita,  sebagai orang timur masih banyak orangtua yang enggan memberikan  informasi-informasi yang menyangkut masalah seksualitas. Hal ini yang  mendorong anak remaja mencari akses informasi lain. Akses untuk mendapatkan informasi melalui situs-situs porno di internet,  majalah-majalah dan video-video pornografi, bahkan sekarang telepon genggampun  bisa menjadi sarana penyebaran.

Sudah saatnya orang tua menjadi teman terpercaya anak-anaknya, termasuk urusan seks.! jaman sudah berkembang secara pesat, akses internet membuka pintu dunia pengetahuan secara mudah. Bukan hanya anak-anak yang mengambil manfaat untuk memperoleh pengetahuan kedewasaannya, tetapi orang tuapun diharapkan berlaku demikian.! cobalah ambil pengetahuan dari banyak web dan berita tentang kemajuan dunia, agar tidak tertinggal sehingga menyulitkan komunikasi dengan anak-anaknya.

Sebagai orang tua, tentu saja  kita menginginkan mempunyai anak-anak yang baik, dan menjadi kebanggaan orang  tua. Kita tidak menginginkan kegagalan dalam perkembangan anak-anak,  Maka suatu kewajiban bagi kita sebagai orang tua untuk memberikan bekal  informasi yang benar, juga membekali mereka dengan pendidikan moral dan agama,  agar terbentuk menjadi manusia yang berakhlak dan berbudi luhur selain berilmu  tinggi, karena keduanya tidak dapat terlepaskan.

Kita melihat, nasihat Albert  Einstein (1879-1955) sebagai berikut: “Religion without  science, is lame, Science without religion is  blind”. (Agama tanpa ilmu pengetahuan akan lumpuh Ilmu pengetahuan tanpa  agama, akan buta) maka penting bagi kita orang tua membekali puta-putri  dengan akhlak yang baik, karena dengan pengetahuan dan ilmu yang tinggi, seseorang  bisa menjadi manusia  jenius.!

sumber : edukasi kompasiana


1 comment :

  1. mengapa orang tua di indonesia tdk mmbritahukan anknya tntang seks.

    ReplyDelete

Jika anda merasa tersesat di blog ini, mohon beri komentar sebagai perbaikan kualitas postingan.